AWAL · News ·  Mengapa Bisnis?

Mengapa Bisnis?

18 September 2014 - 05:19

Pertanyaan tadi sangat perlu dijawab, terutama bagi anda yang akan masuk ke dunia bisnis. Apakah berbisnis untuk bertahan hidup, atau ingin beramal lebih banyak, atau eksplorasi potensi, atau apa? Dan sepenting apa alasan itu bagi anda.

Mengapa? Karena setiap orang membutuhkan alasan untuk memutuskan atau melakukan sesuatu, dalam semua hal. Alasan inilah yang kemudian menentukan seberapa besar effort yang bersedia anda korbankan, juga kemampuan menanggung resiko atas apa yang diputuskannya itu.

Pernah dalam suatu diskusi ada rekan yang mengaku sedang tidak punya uang untuk memulai bisnis. Dikesempatan itu saya katakan : masalah sebenarnya bukanlah modal, banyak sekali pilihan bisnis yang tidak membutuhkan modal. Masalah sebenarnya adalah alasan mengapa harus berbisnis-nya yang kurang kuat. Beberapa waktu kemudian dia bilang : “Iya mas, benar. Ternyata ada uang atau tidak itu cuma tergantung kita berfikir penting atau tidaknya. Pas orang tua saya mendadak sakit dan perlu dana sangat besar hari itu juga, ternyata saya bisa mendapatkannya.”

Sama seperti alasan mengapa kita naik alat transportasi. Kita pasti tau paling aman itu ya jalan kaki. Fakta membuktikan salah satu penyumbang kematian paling besar di Indonesia adalah kecelakaan lalu lintas : motor, mobil, kereta api, kapal laut, juga pesawat. Tapi kenapa anda masih saja menggunakan motor maupun mobil anda setiap hari? Ya karena alasannya sangat kuat : coba bayangkan betapa sulit aktifitas kita jika tidak naik kendaraan itu / yang artinya mengambil resiko menanggung kematian. Kalo resiko kematian saja kita ambil, apalagi kalau resikonya cuma rugi, hehe..

Jika alasan mengapa bisnis-nya sangat kuat, maka seharusnya tidak ada dalih lagi untuk menunda, dan dengannya kita punya kekuatan untuk mengatasi semua kendala.

Bisnis itu naluri, sama sekali tidak berhubungan dengan bakat. Siapapun pada dasarnya bisa. Tentu berbeda antara burung yang sudah terbiasa hidup di alam bebas dengan yang lahir dan besar di dalam sangkar. Yang perlu kita lakukan hanya mencoba dan terus belajar, mengenai hasil? Tuhan penentu rizki sudah punya matematika-Nya sendiri.

Jadi, apa sebenarnya alasan anda untuk berbisnis? :)