AWAL · News ·  Sholat Dluha, Sholatnya Para Nabi

Sholat Dluha, Sholatnya Para Nabi

13 September 2014 - 14:59

 

Sholat Dluha adalah sholat sunnat yang dikerjakan pada waktu pagi hari, diwaktu matahari sedang naik. Sekurang-kurangnya adalah dua rakaat, boleh empat rakaat, enam rakaat, delapan rakaat, dan dua belas rakaat.
Dalam mengerjakannya adalah dengan tiap-tiap rakaat satu salam, tetapi ada juga yang mengatakan boleh empat-empat rakaat dengan satu tasyahhud (tahiyyat).
Hukum sholat Dluha adalah sunnah mua-akkadah, karena itu barang siapa yang ingin pahalanya, maka kerjakanlah sekehendakmu, dan kalau tidak, tiada halangan pula meninggalkannya.
Dalam hadist disabdakan, dari Abu Said r.a. berkata:
“Rasullullah s.a.w. selalu melaksanakan sholat Dluha sampai-sampai kita mengira bahwa beliau tidak pernah meninggalkannya, tetapi jika telah meninggalkan sampai-sampai kita mengira bahwasannya beliau tidak pernah mengerjakannya.” (HR. Turnudzi).
Keutamaan dan faedahnya dikatakan oleh Nabi bahwa sholat Dluha ini adalah sholatnya para Nabi-nabi, para syalihin, para syiddiqin, dan para tawwabin (orang-orang yang bertaubat).
Adapun hadist-hadist yang menyatakan sholat Dhuha adalah sebagai berikut:
1. Hadist riwayat Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:
“Barang siapa yang dapat mengerjakan sholat Dluha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” (HR. Turmudzi).
2. Dalam kitab “an-nuraini fiisylahid-daraini”, diterangkan dalam sabda Nabi Muhammad s.a.w. sebagai berikut:
“Sholat Dluha itu mendatangkan rizqi dan menolak kefakiran/kemiskinan, dan tidak ada yang memelihara sholat Dluha, kecuali hanya orang-orang yang bertaubat.”
3. Dari Abu Hurairah r.a. dinyatakan, bahwasannya Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:
“Bahwasannya di surga ada pintu yang dinamakan “Dluha”. Maka jika telah datang hari kiamat kelak berserulah (malaikat). “Manakah orang-orang yang telah melanggengkan sholat Dluha?”. Inilah pintu kamu, silahkan masuk ke dalam dengan rahmat Allah.” (HR. Ath-Thabrani).
4. Dari Nuwas bin Sam’an r.a. bahwa Nabi Muhammad s.a.w. telah bersabda:
“Allah ‘azza wa jalla berfirman: Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (yakni sholat Dluha), nanti pasti akan Ku-cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.”
5. Dari Abu Dzarrin r.a. Nabi Muhammad s.a.w. telah bersabda:
“Jadilah atas tiap anggota dari pada tiap-tiap seseorang kamu itu hak sedekah. Dan tiap tasbih itu sedekah, dan tiap tahmid itu sedekah, dan menyuruh dengan ma’ruf itu sedekah, dan mencegah dari kemungkaran itu sedekah, dan sebagai gantinya semua itu, cukuplah menjalankan sholat Dluha dua rakaat yang melakukannya seorang dari hamba.” (HR. Ahmad, Muslim dan Abu Daud).
Sumber: www.google.com & www.yahoo.com - www.bing.com
Berpacu Menjadi Yang Terbaik. Singowijoyo - DLUHA (keluarga harapan)